Makassar, matalutim.com– Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sulawesi Selatan bekerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel menggelar Seleksi Kader Muda TP PKK Provinsi Sulsel 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Senin (8/9/2025).
Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Sulsel, Drs. H. Jufri Rahman, M.Si., mewakili Gubernur Sulsel. Hadir pula Ketua Bidang Pokja I TP PKK Sulsel, Dr. Nurhayati Azis, S.E., M.Si., mewakili Ketua TP PKK Sulsel, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulsel, H. Suherman, S.E., M.M.
Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Sulsel yang diwakili Dr. Nurhayati Azis menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam membangun bangsa.
“Di era digitalisasi saat ini, kader muda PKK harus melek teknologi, kreatif dalam memanfaatkan peluang, dan memiliki semangat gotong royong serta berjiwa sosial. Dengan bekal keterampilan, inovasi, dan wawasan yang luas, kader muda mampu mengembangkan program-program yang selaras dengan 10 program pokok PKK,” ujarnya.
Sekda Sulsel, Jufri Rahman, turut memberikan pesan kepada peserta seleksi.
“Kepada adik-adik yang nantinya terpilih, ini bukan akhir dari semua, tapi awal pengabdian untuk membuktikan bahwa hasil dari seleksi ini ada manfaatnya bagi PKK dan Pemprov Sulawesi Selatan,” tuturnya.
Seleksi ini diikuti oleh perwakilan TP PKK dari kabupaten/kota se-Sulsel, termasuk satu peserta dari Kabupaten Luwu Timur, Gesti Gandasari. Kehadiran Ketua TP PKK Kabupaten Luwu Timur bersama sejumlah ketua TP PKK kabupaten/kota lainnya turut menambah semarak kegiatan.
Gesti Gandasari, peserta dari Luwu Timur, menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya keterlibatan generasi muda.
“Generasi muda adalah generasi pembangun bangsa. Bangsa yang sukses adalah bangsa yang selalu melibatkan dan mendengarkan aspirasi dari generasi mudanya,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, TP PKK Sulsel berharap dapat melahirkan kader muda yang tidak hanya berkomitmen pada pengembangan masyarakat, tetapi juga adaptif terhadap tantangan zaman, sehingga mampu menjadi motor penggerak dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga di Sulawesi Selatan.