Matalutim – Pergantian pejabat di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) strategis menjadi sorotan utama dalam pelantikan pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu Timur yang digelar Kamis (13/11/2025). Dari 26 pejabat eselon II yang dilantik, beberapa di antaranya menduduki posisi yang memiliki pengaruh langsung terhadap pelayanan publik dan pembangunan daerah.
Dr. Ramadhan Pirade kini resmi memimpin Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), OPD yang memiliki peran penting dalam pembangunan infrastruktur serta percepatan layanan dasar seperti jalan, jembatan, dan tata ruang. Ia juga ditunjuk sebagai Pelaksana Harian Sekretaris Daerah, menandai kepercayaan besar yang diberikan pemerintah daerah untuk mendukung kesinambungan koordinasi lintas sektor.
Di sektor kesehatan, dr. Adnan resmi menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan. Pergantian kepemimpinan ini menjadi momentum untuk memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat, peningkatan fasilitas puskesmas, serta penanganan isu kesehatan prioritas.
Sementara itu, Ir. Nursih Hariani dipercaya memimpin Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), instansi yang bertanggung jawab langsung atas layanan administrasi kependudukan yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Dengan kepemimpinan baru, pemerintah berharap percepatan layanan identitas kependudukan semakin baik.
Di sektor keuangan, Muhammad Said, SE., MM., kini memimpin Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), OPD strategis yang menentukan ritme pengelolaan APBD, tata kelola aset, serta dukungan anggaran pembangunan. Pergantian ini diharapkan memperkuat tata kelola fiskal daerah yang lebih akuntabel dan efektif.
Selain itu, sejumlah OPD lain yang memiliki peran vital terhadap layanan publik juga mengalami pergantian pimpinan, seperti Dinas Pertanian, Dinas Perhubungan, Dinas Kominfo, Dinas Perdagangan dan UKM, serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
Tidak hanya itu, pemerintah juga menunjuk beberapa pejabat sebagai Plt dan Plh untuk mengisi kebutuhan struktural sementara, termasuk sektor pendidikan, pariwisata, lingkungan hidup, dan pendapatan daerah. Penunjukan ini memastikan tidak ada proses administrasi atau pelayanan publik yang terhambat.
Dalam sambutannya, Bupati Irwan menegaskan bahwa pergantian pimpinan di OPD strategis merupakan upaya memperkuat pelayanan publik yang lebih cepat, efektif, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat. “Transisi ini bukan sekadar pergantian posisi, tetapi dorongan agar program prioritas dapat berjalan lebih optimal,” tuturnya.
Dengan formasi baru ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menargetkan peningkatan kualitas pelayanan publik, percepatan pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi masyarakat, hingga optimalisasi administrasi kependudukan, sebagai bagian dari agenda prioritas daerah.






