Menu

Mode Gelap
Taekwondo Lutim Sabet Juara Umum di Ajang Battle Of The Maestro ChampionshipTaekwondo Lutim Sabet Juara Umum di Ajang Battle Of The Maestro Championship ‎Resmi Dibuka Pj. Sekda, Turnamen Bupati Legend Cup I Perkuat Solidaritas Pemain Senior Sarkawi Hamid Hadiri Budaya Mappadendang, DPRD Luwu Timur Dukung Pelestarian Budaya Bugis Bupati Irwan Apresiasi Pelestarian Budaya Mappadendang di Burau, Dengarkan Aspirasi Petani Kukuhkan Pengurus KUAT, Bupati Irwan Tekankan Porsi Pengusaha Lokal Harus Lebih Besar Hari Kedua, Penyaluran Kartu ATM Lansia di Lutim Permudah Akses Bantuan dan Dilakukan Bertahap

Luwu Timur

Pemda Luwu Timur Bayarkan Upah Petugas Keagamaan, Rp10 Miliar Disalurkan

badge-check


					Pemda Luwu Timur Bayarkan Upah Petugas Keagamaan, Rp10 Miliar Disalurkan Perbesar

matalutim.com – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur di bawah kepemimpinan Bupati Irwan Bachri Syam dan Wakil Bupati Puspawati kembali menunjukkan komitmennya terhadap kesejahteraan petugas keagamaan. Melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Pemda Lutim resmi menyalurkan upah petugas keagamaan untuk periode Januari hingga April 2025.

Langkah ini sekaligus menjadi realisasi janji kampanye Irwan Bachri Syam, yang menegaskan akan meningkatkan perhatian dan kesejahteraan petugas keagamaan jika terpilih sebagai kepala daerah.

“Kita sudah membayarkan upah petugas keagamaan mulai dari bulan Januari sampai April,” ujar Kabag Kesra, Fauzy Daeng Parebba, Rabu (4/5/2025).

Menurutnya, total anggaran yang telah digelontorkan mencapai lebih dari Rp 10 miliar, yang langsung ditransfer ke rekening masing-masing petugas. Fauzy menyebut ada 1.599 petugas keagamaan yang berhak menerima insentif ini, meliputi imam masjid, guru mengaji, guru sekolah minggu, guru pasraman, pinandita, dan lainnya.

Namun hingga saat ini, baru 866 orang yang telah menerima pembayaran. Sementara 170 petugas memiliki rekening tidak aktif, dan 563 lainnya belum memiliki rekening, sehingga masih menunggu penyelesaian administratif.

Dalam arahannya, Bupati Irwan meminta agar mulai ke depan, pembayaran upah dilakukan setiap bulan, bukan lagi triwulan.

“Kami sedang menindaklanjuti arahan tersebut dengan menyelesaikan persoalan teknis agar pembayaran bulanan bisa berjalan lancar,” jelas Fauzy.

Langkah ini mendapatkan apresiasi luas dari masyarakat, khususnya para tokoh agama, yang melihat keseriusan Pemda dalam mewujudkan janji politik sekaligus membina kehidupan spiritual masyarakat Luwu Timur.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Luwu Timur