Matalutim – Bupati Luwu Timur, Ir. H. Irwan Bachri Syam, ST , bersama sejumlah pihak, membahas rencana pembentukan Luwu Timur Creative Hub yang dirancang sebagai ruang kolaborasi bagi generasi muda. Pembahasan ini melibatkan Ketua Lutim Muda Zulkifli Halim, Tokoh Pemuda Astan Yusuf, dan pelaku industri kreatif Sultan Wahab. Usai pembahasan, Bupati meninjau langsung lokasi yang disiapkan sebagai pusat aktivitas kreatif di Malili.
Pembentukan Creative Hub ini mencerminkan perhatian besar Bupati terhadap generasi muda, sekaligus bentuk nyata dari implementasi visi dan misi pasangan IBAS-PUSPA yang mengusung semangat pembangunan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing
Bupati Irwan Bachri Syam mengungkapkan bahwa Luwu Timur memiliki kekuatan besar di sektor kreatif, khususnya di kalangan generasi muda.
“Pemerintah ingin memastikan anak-anak muda kita punya ruang untuk tumbuh, belajar, dan berkarya. Creative Hub ini akan menjadi rumah bersama, tempat bertemunya ide, inovasi, dan kolaborasi. Kita ingin Luwu Timur tak hanya dikenal karena sumber daya alamnya, tapi juga karena anak mudanya yang kreatif dan berdaya saing,” ujar Bupati.
Ketua Lutim Muda, Zulkifli Halim, menyampaikan bahwa Luwu Timur membutuhkan ruang terbuka yang inklusif bagi anak muda dan komunitas kreatif untuk berkembang.
“Ini bukan hanya sekadar fasilitas fisik atau program, tetapi simbol keberpihakan dan dukungan terhadap potensi, kreativitas, dan inovasi anak muda Luwu Timur, simbol perubahan pola pikir dari ketergantungan menjadi kemandirian, dari pasif menjadi aktif,” ungkap Zulkifli.
“Kami meyakini, Creative Hub ini akan menjadi wadah kolaborasi yang transformatif, yang akan mengubah wajah pembangunan daerah ke arah yang lebih inklusif, kreatif, dan berkelanjutan, khususnya bagi generasi muda dari berbagai bidang seperti seni, teknologi, kewirausahaan, ekraf, literasi, dll., untuk terus produktif, berkembang, dan berkontribusi langsung bagi kemajuan daerah,” tambahnya.
Sementara itu, Tokoh Pemuda Astan Yusuf menekankan pentingnya ruang kolaborasi sebagai jembatan antaride dan komunitas.
“Lutim Creative Hub ini hadir sebagai ruang bagi generasi muda untuk saling terhubung antara komunitas maupun individu, berkolaborasi dan mengaktualisasikan gagasan-gagasannya demi bersama-sama mewujudkan visi Luwu Timur Juara: maju dan sejahtera,” ungkap Astan.
Perwakilan pelaku industri kreatif, Sultan Wahab, juga berharap agar Creative Hub benar-benar memberikan dampak nyata.
“Harapan kami, Creative Hub ini benar-benar hadir sebagai ekosistem yang mendukung pelaku kreatif di Luwu Timur, bukan hanya tempat berkumpul, tapi juga tempat belajar, berkembang, dan naik kelas,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur akan terus mematangkan rencana ini secara bertahap, dengan harapan dapat segera direalisasikan dan memberi manfaat luas bagi anak muda serta mendukung kemajuan daerah.






