Menu

Mode Gelap
Sarkawi Hamid Hadiri Budaya Mappadendang, DPRD Luwu Timur Dukung Pelestarian Budaya Bugis Bupati Irwan Apresiasi Pelestarian Budaya Mappadendang di Burau, Dengarkan Aspirasi Petani Kukuhkan Pengurus KUAT, Bupati Irwan Tekankan Porsi Pengusaha Lokal Harus Lebih Besar Hari Kedua, Penyaluran Kartu ATM Lansia di Lutim Permudah Akses Bantuan dan Dilakukan Bertahap Doa Lansia Mengiringi Penyerahan Kartu ATM, Bupati & Wabup Lutim Titip Harapan dr. Ani Nurbani Irwan Apresiasi Koordinasi Tim Pembina Posyandu Luwu Timur, Fokus Tingkatkan Layanan dan Kesejahteraan Masyarakat

Luwu Timur

Dari Tambang ke Ide: Gagasan dan Harapan di Balik Lutim Creative Hub

badge-check


					Screenshot Perbesar

Screenshot

Matalutim — Di tanah yang kaya akan sumber daya alam, kehidupan selama ini banyak bertumpu pada tambang dan hasil bumi. Namun, di tengah hiruk-pikuk industri besar, tumbuh kesadaran baru di kalangan anak muda: bahwa masa depan daerah tidak hanya bisa digali dari tanah, tapi juga dari pikiran dan kreativitas.

Dari kesadaran itulah, lahir sebuah gagasan bernama Lutim Creative Hub, ruang kolaborasi yang mulai digagas oleh sekelompok anak muda bersama Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Parmudora).

Sebuah tempat yang dirancang untuk menggali potensi, menciptakan peluang, dan menumbuhkan ekosistem ekonomi baru berbasis ide.

Menggali Potensi, Menciptakan Peluang

Selama ini, banyak anak muda Luwu Timur tumbuh dengan pandangan bahwa bekerja berarti harus masuk tambang atau mencari pekerjaan formal.

Lutim Creative Hub ingin mengubah cara pandang itu, menunjukkan bahwa bekerja tidak harus di tambang, karena peluang bisa diciptakan dari kreativitas, keahlian, dan kolaborasi.

Di ruang ini, anak muda bisa belajar mengembangkan kemampuan di bidang desain, kuliner, musik, digital, hingga wirausaha kreatif.

Mereka bisa membangun jejaring, mengasah ide, dan menciptakan karya yang bernilai ekonomi tanpa harus meninggalkan daerahnya.

“Makassar menonjol dengan kolaborasinya, Jakarta dengan profesionalisme pengelolaannya, dan Bandung dengan riset serta desainnya,” ujar Zulkifli Halim, salah satu penggagas Lutim Creative Hub.

“Inspirasi dari tiga kota itu kami bawa pulang untuk membangun ruang yang melahirkan ide dan mempertemukan anak muda dengan peluang.”

Belajar dari Kota-Kota Kreatif

Sebagai langkah awal, tim Lutim Creative Hub bersama Dinas Parmudora Luwu Timur melaksanakan studi tiru ke Makassar, Jakarta, dan Bandung pada 3–6 November 2025.

Mereka berdiskusi dengan pengelola creative hub di tiap kota, meninjau ruang kerja bersama, studio, hingga area pelatihan yang menjadi pusat tumbuhnya ekonomi kreatif.

Bagi Andi Masud Rusyid, Kabid Pemuda Dinas Parmudora Luwu Timur, kegiatan ini menjadi langkah penting untuk membangun fondasi ekosistem kreatif daerah.

“Pemerintah daerah berkomitmen mendukung tumbuhnya Lutim Creative Hub sebagai ruang kolaborasi dan pembinaan anak muda,” ujarnya.

Menurutnya, kreativitas bisa menjadi kekuatan ekonomi baru yang tumbuh dari masyarakat, bukan hanya dari sumber daya alam.

Foto Rombongan Luwu Timur Creative Hub Saat Melakukan Kunjungan ke Jakarta Creative Hub, Rabu 05 November 2025.

Menyalakan Harapan Baru

Lutim Creative Hub membawa harapan akan lahirnya generasi muda yang mandiri dan berdaya saing.

Bahwa di Luwu Timur, masa depan tidak hanya ditentukan oleh hasil tambang, tapi oleh ide dan keberanian untuk menciptakan peluang.

Inisiatif ini menjadi simbol perubahan arah pembangunan, dari ekonomi berbasis sumber daya alam menuju ekonomi berbasis sumber daya manusia.

Dari pekerjaan yang menggali bumi, menuju pekerjaan yang menggali gagasan.

Dari tambang ke ide,

dari potensi ke peluang,

Lutim Creative Hub hadir sebagai langkah awal menuju Luwu Timur yang kreatif, produktif, dan berdaya saing tinggi.

Sebuah gerakan kecil yang menyalakan harapan besar:

bahwa anak muda Luwu Timur bisa membangun masa depan daerahnya, bukan hanya dengan tenaga, tetapi dengan pikiran dan karya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Luwu Timur