Luwu Timur, matalutim.com — Anggota DPRD Luwu Timur, Badawi Alwi, meninjau langsung kondisi jalan menuju Pelabuhan Wotu atau Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Wotu di Desa Bawalipu, Kecamatan Wotu, Sabtu (4/10/2025). Jalan yang menjadi akses utama aktivitas nelayan itu kini rusak parah di sejumlah titik.
Kunjungan tersebut dilakukan Badawi sebagai tindak lanjut keluhan warga yang resah dengan kondisi jalan. Tidak sedikit pengendara yang menjadi korban saat melintas, terutama pada malam hari dan saat air pasang.
Sejumlah titik jalan dilaporkan mengalami kerusakan berat, bahkan ada bagian yang terkikis air laut hingga ambruk.
Usai melakukan survei lapangan, Badawi Alwi mengungkapkan bahwa kondisi jalan tersebut sudah disampaikan ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Luwu Timur.
“Insya Allah semoga aman tahun 2026, sudah saya sampaikan ke Kabid SDA dan Bina Marga, berdoa saja semoga bisa diakomodir dalam APBD pokok tahun 2026,” kata Badawi.
Ia menegaskan, akses jalan menuju TPI Wotu memiliki peran strategis karena menjadi jalur utama pergerakan ekonomi masyarakat pesisir, khususnya para nelayan dan pelaku usaha perikanan.
Di lokasi yang sama, warga setempat, Ruswandi, mengaku kondisi jalan dan jembatan sudah masuk kategori rusak parah. Menurutnya, masyarakat sudah lama menunggu perhatian pemerintah.
“Masyarakat sudah banyak yang jadi korban karena jalanan dan jembatan sudah rusak parah,” ujarnya.
Ruswandi menambahkan, usulan perbaikan jalan tersebut sebenarnya telah diajukan Pemerintah Desa Bawalipu sejak tahun 2016. Namun hingga kini, harapan itu belum juga terwujud.
“Sejak tahun 2016, tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjutnya,” tambahnya.
Masyarakat berharap, dorongan dari DPRD Luwu Timur ini dapat mempercepat realisasi perbaikan akses jalan, sehingga aktivitas nelayan kembali nyaman dan aman, serta roda perekonomian di kawasan pesisir Wotu dapat berjalan lebih baik.






