Menu

Mode Gelap
Sarkawi Hamid Hadiri Budaya Mappadendang, DPRD Luwu Timur Dukung Pelestarian Budaya Bugis Bupati Irwan Apresiasi Pelestarian Budaya Mappadendang di Burau, Dengarkan Aspirasi Petani Kukuhkan Pengurus KUAT, Bupati Irwan Tekankan Porsi Pengusaha Lokal Harus Lebih Besar Hari Kedua, Penyaluran Kartu ATM Lansia di Lutim Permudah Akses Bantuan dan Dilakukan Bertahap Doa Lansia Mengiringi Penyerahan Kartu ATM, Bupati & Wabup Lutim Titip Harapan dr. Ani Nurbani Irwan Apresiasi Koordinasi Tim Pembina Posyandu Luwu Timur, Fokus Tingkatkan Layanan dan Kesejahteraan Masyarakat

DPRD Luwu Timur

Momentum HGN, Wakil Ketua I DPRD : Guru Harus Dilindungi untuk Wujudkan Generasi Hebat

badge-check


					Momentum HGN, Wakil Ketua I DPRD : Guru Harus Dilindungi untuk Wujudkan Generasi Hebat Perbesar

Malili, Matalutim.com – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Luwu Timur, Jihadin Peruge, mendorong penguatan kebijakan perlindungan bagi guru sebagai komitmen untuk memastikan dunia pendidikan berjalan dengan baik dan aman. Hal itu disampaikannya bertepatan dengan momentum Hari Guru Nasional, Selasa (25/11/2025).

Jihadin menegaskan bahwa guru merupakan penggerak utama pendidikan dan fondasi pembangunan bangsa. Karena itu, perhatian dan perlindungan terhadap profesi guru bukan sekadar pilihan, tetapi sebuah keharusan.

“Jika kita ingin generasi hebat, maka kita harus mulai dari guru yang kuat dan dihargai,” ujarnya.

Ia mengajak pemerintah daerah, sekolah, masyarakat, hingga orangtua murid untuk bersama-sama memberikan ruang kerja yang aman bagi para pendidik. Menurutnya, setiap guru berhak bekerja tanpa tekanan, tanpa ancaman, dan tanpa rasa takut.

Lebih jauh, Jihadin menyoroti fenomena meningkatnya guru yang terjerat persoalan hukum akibat tindakan kedisiplinan terhadap siswa. Laporan dari siswa maupun orangtua kepada aparat penegak hukum membuat banyak guru merasa terintimidasi dan ragu mengambil tindakan pedagogis.

“Fenomena ini harus menjadi perhatian serius. Kita tidak boleh membiarkan guru kehilangan wibawa dan kenyamanan hanya karena regulasi belum maksimal melindungi mereka,” tambahnya.

Jihadin menyampaikan bahwa DPRD siap mendorong lahirnya kebijakan yang lebih kuat dan terukur, baik dalam bentuk regulasi maupun pengawasan, untuk memastikan guru memiliki perlindungan yang memadai dalam menjalankan tugas profesionalnya.

“Pendidikan tidak dapat berjalan baik jika guru merasa tidak aman. Oleh karena itu, kami di DPRD berkomitmen memperkuat tata kelola kebijakan perlindungan guru,” tegasnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di DPRD Luwu Timur