Menu

Mode Gelap
Taekwondo Lutim Sabet Juara Umum di Ajang Battle Of The Maestro ChampionshipTaekwondo Lutim Sabet Juara Umum di Ajang Battle Of The Maestro Championship ‎Resmi Dibuka Pj. Sekda, Turnamen Bupati Legend Cup I Perkuat Solidaritas Pemain Senior Sarkawi Hamid Hadiri Budaya Mappadendang, DPRD Luwu Timur Dukung Pelestarian Budaya Bugis Bupati Irwan Apresiasi Pelestarian Budaya Mappadendang di Burau, Dengarkan Aspirasi Petani Kukuhkan Pengurus KUAT, Bupati Irwan Tekankan Porsi Pengusaha Lokal Harus Lebih Besar Hari Kedua, Penyaluran Kartu ATM Lansia di Lutim Permudah Akses Bantuan dan Dilakukan Bertahap

DPRD Luwu Timur

Ketua Komisi III DPRD Lutim Desak Pemda Bentuk Tim Khusus Tanggulangi Dampak Kebocoran Pipa Minyak

badge-check


					Ketua Komisi III DPRD Lutim Desak Pemda Bentuk Tim Khusus Tanggulangi Dampak Kebocoran Pipa Minyak Perbesar

Luwu Timur, matalutim.com – Ketua Komisi III DPRD Luwu Timur, Rivaldi, menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam membentuk tim khusus untuk menangani dampak kebocoran pipa minyak PT Vale Indonesia. Desakan tersebut muncul setelah PT Vale Indonesia berhasil menghentikan kebocoran pada hari ketiga, Senin, 25 Agustus 2025.

Dalam proses penanganan, PT Vale Indonesia bekerja sama dengan tim dari Universitas Indonesia (UI). Tim ini bergerak melalui Disaster Risk Reduction Center (DRRC) atau Pusat Pengurangan Risiko Bencana (PPRB) untuk melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan dampak lingkungan akibat tumpahan minyak di Desa Lioka.

Rivaldi menilai langkah yang dilakukan pemda sejauh ini sudah baik, namun menurutnya perlu ada tim khusus yang dibentuk secara resmi oleh pemerintah daerah.

“Seharusnya pemda Lutim juga membentuk tim biar nantinya dapat dilihat seperti penanggulangan bencana ini,” ungkapnya.

Ia menambahkan, DPRD akan tetap mendorong pemerintah daerah agar fokus pada penanggulangan dampak yang dirasakan masyarakat akibat kebocoran pipa minyak tersebut.

“Kami akan mendorong pemda untuk terus fokus pada penanggulangan dampak yang dihadapi masyarakat, sehingga masyarakat dapat merasa aman dan nyaman,” tegas Rivaldi.

Melalui pembentukan tim khusus, Rivaldi berharap pemerintah daerah dapat lebih maksimal dalam menanggulangi dampak kebocoran pipa minyak serta mampu meminimalisir kerugian yang dialami masyarakat. (Red)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di DPRD Luwu Timur