Ketua DPRD Luwu Timur, Ober Datte, turun langsung meredam potensi ketegangan saat aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Masyarakat Luwu Timur (AMLT) di Halaman Kantor DPRD Luwu Timur, Senin (20/10/2025).
Di tengah orasi dan penyampaian tuntutan, Ober keluar menemui massa aksi didampingi Wakil Ketua I DPRD Luwu Timur, Jihadin Peruge, serta sejumlah anggota DPRD lainnya. Kehadiran pimpinan dewan di tengah demonstran membuat suasana aksi tetap kondusif.
Ober tidak hanya berdiri di depan, tetapi juga mendengarkan langsung aspirasi dan tuntutan yang disampaikan AMLT, yang menyoroti persoalan sarana dan prasarana (sarpras) pertanian serta lahan kompensasi Dam Karebbe di Lampia.
Aksi ini mendapat pengamanan dari personel Polres Luwu Timur yang berjaga di sekitar lokasi, sehingga jalannya demonstrasi tetap terpantau aman.
Untuk meredam potensi gesekan dan memastikan substansi tuntutan bisa dibahas lebih detail, Ober kemudian mengarahkan perwakilan massa mengikuti audiensi di Ruang Banggar DPRD Luwu Timur. Rapat audiensi dipimpin langsung oleh Ober Datte dan diikuti sejumlah anggota dewan.
Dalam forum tersebut, perwakilan AMLT memaparkan secara lebih rinci persoalan yang mereka hadapi. Menanggapi hal itu, Ober menegaskan bahwa DPRD akan mengawal aspirasi masyarakat sebagai bagian dari fungsi pengawasan lembaga legislatif.
“Hari ini kita audiensi bersama teman-teman dari AMLT, kita akan kawal sebagaimana fungsi DPRD sebagai pengawasan,” ujar Ober Datte.
Langkah cepat pimpinan DPRD menemui massa dan membuka ruang dialog dinilai sebagai upaya penting meredam ketegangan di lapangan sekaligus menjaga agar penyampaian aspirasi tetap berada dalam koridor yang tertib dan konstitusional.






