Menu

Mode Gelap
Sarkawi Hamid Hadiri Budaya Mappadendang, DPRD Luwu Timur Dukung Pelestarian Budaya Bugis Bupati Irwan Apresiasi Pelestarian Budaya Mappadendang di Burau, Dengarkan Aspirasi Petani Kukuhkan Pengurus KUAT, Bupati Irwan Tekankan Porsi Pengusaha Lokal Harus Lebih Besar Hari Kedua, Penyaluran Kartu ATM Lansia di Lutim Permudah Akses Bantuan dan Dilakukan Bertahap Doa Lansia Mengiringi Penyerahan Kartu ATM, Bupati & Wabup Lutim Titip Harapan dr. Ani Nurbani Irwan Apresiasi Koordinasi Tim Pembina Posyandu Luwu Timur, Fokus Tingkatkan Layanan dan Kesejahteraan Masyarakat

DPRD Luwu Timur

Fraksi PAN Soroti Dominasi Belanja Operasional, Dorong APBD 2026 Lebih Produktif

badge-check


					Fraksi PAN Soroti Dominasi Belanja Operasional, Dorong APBD 2026 Lebih Produktif Perbesar

Luwu Timur, Matalutim.com – Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Luwu Timur menekankan pentingnya efisiensi belanja daerah dan perubahan struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) agar lebih produktif dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Hal itu disampaikan juru bicara Fraksi PAN, Nurcholis Azis, saat menyampaikan pandangan umum terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Tahun Anggaran 2026 dan Ranperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 15 Tahun 2023 tentang Penyertaan Modal Daerah pada PT Luwu Timur Gemilang, Rabu (12/11/2025), di ruang paripurna DPRD Luwu Timur.

Dalam pandangannya, Nurcholis menyoroti masih tingginya porsi belanja operasional dalam struktur APBD dibandingkan belanja modal yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat.

“Fraksi PAN menilai, belanja operasional perlu ditekan dan diarahkan lebih efisien, sehingga ruang fiskal kita bisa lebih produktif dan dialihkan ke sektor-sektor prioritas seperti pendidikan, kesehatan, pertanian, dan infrastruktur,” tegasnya.

Menurutnya, APBD seharusnya tidak hanya menjadi instrumen rutin untuk membiayai belanja pegawai dan operasional pemerintahan, tetapi harus diubah orientasinya menjadi instrumen pembangunan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

“Belanja modal harus ditingkatkan secara signifikan dibanding tahun sebelumnya. Tanpa perubahan struktur belanja, sulit bagi APBD untuk benar-benar menjadi alat yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan rakyat,” lanjut Nurcholis.

Selain mendorong efisiensi belanja, Fraksi PAN juga mengingatkan agar setiap program dan kegiatan yang dianggarkan memiliki indikator kinerja yang jelas dan terukur. Dengan demikian, penggunaan anggaran dapat dievaluasi secara objektif dan akuntabel.

Di sisi lain, PAN tetap menekankan pentingnya tata kelola keuangan daerah yang transparan dan efisien, sehingga setiap rupiah yang dibelanjakan dari kas daerah dapat dipertanggungjawabkan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Luwu Timur.

Di akhir pandangannya, Fraksi PAN menyatakan menyetujui Ranperda APBD Tahun Anggaran 2026 untuk dibahas ke tahap selanjutnya, dengan catatan agar masukan terkait efisiensi belanja dan penguatan belanja modal benar-benar menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan tim anggaran eksekutif.

Fraksi PAN Luwu Timur berharap, melalui penataan ulang struktur APBD dan efisiensi belanja operasional, Pemerintah Daerah dapat menjalankan amanah rakyat dengan lebih baik dan menghadirkan pembangunan yang nyata dirasakan hingga ke lapisan masyarakat terbawah. (Red)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di DPRD Luwu Timur