Matalutim – Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kabupaten Luwu Timur menegaskan komitmennya dalam mendorong pembangunan sektor pertanian, khususnya melalui optimalisasi program pembukaan jalan tani.
Hal ini disampaikan oleh juru bicara Fraksi PAN, Nurkholis Aziz, dalam Rapat Paripurna DPRD Lutim yang mengagendakan penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024, Rabu (16/7/2025).
Dalam forum resmi lembaga legislatif tersebut, Fraksi PAN memaparkan pentingnya pembangunan infrastruktur pertanian sebagai bagian dari strategi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
“Kami mendorong agar program pembukaan jalan tani ditingkatkan, tidak hanya dari sisi kuantitas, tetapi juga kualitas dan keberlanjutannya. Jalan tani yang baik akan membuka akses pasar, meningkatkan produktivitas, dan memberi dampak langsung pada penghasilan petani,” ujar Nurkholis.
Fraksi PAN menilai bahwa jalan tani yang memadai merupakan elemen kunci dalam memperlancar distribusi hasil pertanian dan memperpendek waktu tempuh ke pasar, sehingga menurunkan biaya logistik bagi petani.
“Sektor pertanian adalah tulang punggung ekonomi desa. Pemerintah harus hadir secara serius untuk menjamin infrastruktur yang mendukung kehidupan petani,” tegasnya.
Selain sektor pertanian, Fraksi PAN juga mengangkat sejumlah persoalan lain yang dinilai perlu perhatian serius, di antaranya persoalan air bersih di Desa Matano dan Maramba, lemahnya koordinasi pembangunan antara pemerintah daerah dan desa, serta kelangkaan guru di jenjang pendidikan dasar di wilayah pedesaan.
Penyampaian pandangan umum ini menjadi bagian dari mekanisme kontrol DPRD terhadap pelaksanaan APBD, sekaligus cerminan peran strategis fraksi-fraksi dalam menyuarakan aspirasi masyarakat di wilayah konstituennya.
Rapat Paripurna ini dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur, pimpinan dan anggota DPRD, unsur Forkopimda, serta jajaran pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.






