MALILI, Matalutim.com– Anggota DPRD Luwu Timur, Bangkit Revormansyah Pratama, menegaskan komitmennya dalam mengawal Pokok Pikiran (Pokir) agar benar-benar bermuara pada peningkatan kualitas infrastruktur bagi masyarakat. Hal ini diwujudkannya melalui peninjauan langsung rencana proyek infrastruktur di Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, pada Senin (27/10/2025).
Dalam kunjungannya, Bangkit meninjau beberapa titik rencana pembangunan, di antaranya ruas jalan lingkungan dan fasilitas umum pendukung. Kolaborasinya dengan konsultan perencana dimaksudkan agar sejak awal perencanaan hingga pelaksanaan, proyek benar-benar sesuai spesifikasi dan tidak mengabaikan aspek kualitas.
Proyek infrastruktur ini merupakan usulan Pokir milik Bangkit yang dibiayai melalui Anggaran Perubahan APBD Luwu Timur Tahun 2025. Ada dua titik lokasi yang dipantau, yaitu Jalan Budi Utomo (Lorong 6) dan Lorong 4.
Di Jalan Budi Utomo, akan dibangun jalan lingkungan sepanjang 65 meter dengan anggaran sebesar Rp135 juta. Sementara di Lorong 4, direncanakan pembangunan jalan lingkungan sepanjang 100 meter dengan nilai anggaran Rp180 juta. Rincian panjang dan anggaran ini menjadi salah satu objek verifikasi di lapangan, baik dari sisi kesesuaian kebutuhan maupun kelayakan teknis.
Bangkit menegaskan, kehadirannya di lapangan merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi DPRD dalam pengawasan, agar setiap program yang bersumber dari Pokir benar-benar tepat sasaran dan bermanfaat untuk warga.
“Kami ingin memastikan bahwa program Pokir ini berjalan baik, tepat sasaran, dan memberikan manfaat langsung bagi warga. Jangan sampai pekerjaan asal-asalan, karena ini semua menggunakan uang rakyat,” tegas Bangkit.
Ia menambahkan, DPRD bukan hanya berperan menyerap dan menyampaikan aspirasi masyarakat, tetapi juga bertanggung jawab mengawal proses hingga pelaksanaannya di lapangan.
“Setiap aspirasi masyarakat yang masuk akan kami kawal sampai selesai. Karena tugas kami bukan hanya menyampaikan aspirasi, tapi juga memastikan hasilnya bisa dirasakan langsung,” tambahnya.
Melalui peninjauan ini, Bangkit berharap pelaksanaan proyek infrastruktur di Desa Puncak Indah dapat berjalan lancar, berkualitas, dan memberikan dampak signifikan terhadap mobilitas serta kenyamanan warga.
Ia juga mendorong masyarakat untuk ikut aktif memantau dan mengawasi pelaksanaan proyek, sebagai bagian dari kontrol publik terhadap penggunaan anggaran daerah.
“Kami di DPRD menjalankan fungsi pengawasan, tapi masyarakat juga punya peran penting. Kalau ada hal yang dianggap tidak sesuai, silakan disampaikan. Pengawasan bersama ini penting agar hasilnya sesuai harapan,” pungkasnya.
Dengan pengawalan berkelanjutan dari DPRD dan partisipasi masyarakat, diharapkan setiap program Pokir benar-benar menjadi instrumen nyata pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar warga, khususnya di sektor infrastruktur jalan lingkungan.






